Akhirnya Surabaya Memiliki Museum dr. Soetomo


Bangunan Gedung Nasional Indonesia tidak hanya Pendapa dan makam dr. Soetomo, termasuk dua pavilliun, rumah tambahan yang berada dikiri dan dikanan pendapa. Satu bangunan pavillium digunakan Kantor penyebar Semanggat, majalah berbahasa jawa. Dan satunya lagi dulu digunakan PMI kota surabaya, sebagai balai pengobatan. Baru-baru gedung ini beralih fungsi sebagai museum dr. Soetomo.
Minggu 4/12/2016 rombongan tur ‘Sampoerna Heritage’, dengan tema pahlawan dari surabaya, mengunjungi makam dr. Soetomo di jalan bubutan no 85-87 surabaya. Sebelumnya rombongan ini mengunjungi rumah kelahiran Pak Sukarno, Presiden pertama Indonesia, rumah Pak Cokroaminoto dan yang terakhir mengunjungi makam dr. Soetomo, salah satu pendiri perkumpulan Boedi Oetomo.

Tur Sampoerna Heritage, tur wisata tematik mengunjungi bangunan cagar budaya. Tur ini diselenggarakan oleh Perusahaan Rokok Sampoerna.

Saat rombongan tur hendak ke makam dr. Soetomo, pendapa gedung nasional Indonesia berlangsung acara pernikahan. Mau ga mau rombongan tur meng urungkan niat mengunjungi makam, oleh pemandu wisata dibelok ke pavilliun Gedung Nasional Indonesia, Pemandu wisata Sampoerna Heritage, memperkenalkan pavilliun ini berfungsi sebagai museum dr. Soetomo.

Di luar Tidak ada papan nama, atau tulisan yang menunjukkan bangunan ini sebuah museum.

Rombongan tur Sampoerna Heritage di sambut bu murtiningrum di ruang tamu, juru kunci makam dr. Soetomo. Beliau menceritakan kisah dr. Soetomo lewat koleksi foto dr. Soetomo yang terpajang dji dinding ruang tamu.

Pemandu Sampoerna Heritage tur menjelaskan, museum dr. Soetomo ini belum diresmikan secara resmi. Sebulan yang lalu kesini, gedung pavilluun masih keadaan kosong. Setelah difungsikan sebagai museum, baru terpajang foto-foto dr. Soetomo. 

Foto-foto yang tadi diceritakan bu murtiningrum.

Koleksi museum ini baru berupa foto-foto dr. Soetomo dan mesin ketik tua dan telpon jadul.

Saat ditanyakan kepada bu murtiningrum, apakah benar gedung ini dijadikan museum dr. Soetomo. ” iya” jawab bu murtingrum pendek, lalu mengajak rombongan tur sampoerna masuk ke dalam gedung dan naik ke lantai dua. Di dalam tidak ada apa-apa, koleksi museum praktis hanya ada di depan, ruang tamu. 

Koleksi museum akan ditambah, diambilkan dari koleksi museum dr. Soetomo di nganjuk, pemandu sampoerna menjelaskan lebih lanjut.

Pintu Bungker

Yang menarik dari bangunan museum ini yaitu, bungker. Menghubungkan bangunan museum dengan gedung kantor majalah penyebar semanggat.

Pintu bungker terbuat dari plat besi setebal kira-kira 5 cm. Bu murtiningrum tidak mengijinkan anggota tur masuk ke dalam. Terlebih di musim hujan seperti ini, ruang bungker teredam air.

Di lantai atas, digunakan sebagai sekolah menengah pertama. Terdapat dua ruang kelas dan kantor.

Wujud bangunan museum dr. Soetomo tidak utuh lagi, seperti pertama kali dibangun. Bagian belakang gedung runtuh kena mortir sewaktu pertempuran 10 nopember 1945. Bagian yang kena bom tidak perna diperbaiki lagi hingga sekarang. Bekas-bekasnya masih bisa dilihat. 

Tur sampoerna heritage yang berlangsung satu jam, tiga puluh detik berakhir di museum dr. Soetomo. Meminjam kalimat pemandu wisata, museum yang belum diresmikan secara resmi. Biarpun begitu kehadiran museum dr. Soetomo membantu memberikan informasi tentang Pahlawan dr. Soetomo, pendiri perkumpulan Boedi Oetomo.

Artama III (Tiga)

Artama Harbour Cruise 

Jl. Prapat Kurung Utara NO. 58  Surabaya  T

elp.(031) 328 2216,  328 2271, 328 2278, 328 2289. 328 2321

Fax. (031) 328 2309

Kapal Wisata Artama III

Kapal Wisata Artama III

Obyek wisata air surabaya semakin lengkap dengan hadirnya kapal wisata bahari dengan nama Artama III. Artama III (tiga) merupakan layanan kapal wisata bahari, dengan nama spesifikasi Artama Harbour Cruise. Kapal wisata ini milik PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) yang dioperasikan oleh Unit Perkapalan.

Kapal ini dibuat di Australia pada tahun 1985, dengan kapasitas kurang lebih 40 penumpang dan mempunyai kecepatan maksimum 12 knot. Dengan kapasitas yang tidak terlalu besar, maka privacy dan kenyamanan penumpang dapat terjaga. Dengan demikian memunculkan rasa kebersamaan & kekeluargaan diantara para penumpang.

Desain kapal wisata ini cukup interaktif dan istimewa. Dilengkapi fasilitas VIP Room, Living Room, Pantry dan Mini Bar yang berada di deck I. Sedangkan deck II  terdapat fasilitas;  Sun Deck, Covered Deck, serta fasilitas penunjang lainnya. KM

Adapun tujuan pelayaran wisata bahari mengunjungi tempat wisata surabaya di antaranya,  menikmati indahnya pemandangan Jembatan Suramadu pada malam hari, Patung Monumen Jalasveva Jayamahe, Bangunan Cagar Budaya Kantor Adminitrasi Pelabuhan (Adpel) Tanjung Perak dan Pulau Karang Jamuang.

Selain itu berbagai aktifitas dapat dilakukan bersama Kapal Wisata Bahari Artama Harbour Cruise. Aktivitas seperti Special party, Unique meeting, Team building, Gathering, Fishing dan  Sunset dinner.

Selama perjalanan perjalanan wisata anda akan disuguhkan hiburan yang menarik, serta makanan yang variasi dari berbagai macam masakan khas yang sesuai dengan suasana di laut.  Dengan tarif terjangkau. Artama III menemani dan mengantar anda melakukan berbagai aktifitas.

 

Galeri Foto Wisata Surabaya

Berikut ini foto-foto obyek wisata surabaya :

Ciputra Waterpark Surabaya

Kawasan Waterpark Boulevard, Citraland
Ph. 031-7441155. Surabaya Barat

Ciputra waterpark Surabaya

Ciputra waterpark Surabaya

Ciputra Waterpark Surabaya merupakan salah satu water park (wisata air) terbesar di Indonesia dan tempat wisata populer di surabaya. Dengan luas area 5 hektar, berlokasi di kawasan citraland, surabaya barat. Sebuah kawasan yang disebut singapurnya surabaya.

Wahana Ciputra waterpark surabaya terinspirasi oleh kisah petualangan seorang tokoh dongeng bernama Sinbad, seorang petualang dalam cerita 1001 malam. Walaupun dibangun dengan konsep petualangan seorang tokoh dongeng, namun hampir semua wahana air yang ada di Ciputra waterpark Surabaya bisa juga dinikmati oleh kaum dewasa

Wisata air ini memiliki 7 wahana air, antara lain; Roc Tower Thunder Ride, Marina Lagoo, Sinbad’s Playground, Chimera Pool, Syracuse Beach, Sirens River.

Roc Tower Thunder Ride, di wahana ini kita dibuat tegang dengan meluncur dari setinggi 15 meter ini. Kita meluncur dengan kecepatan tinggi dalam terowongan.

Marina Lagoo, kolam untuk anak-anak dengan kedalaman 40 cm. Dilengkapi oleh seluncuran kecil dan jembatan.

Sinbad’s Playground, menjelajahi menara-menara istana bermain Sinbad yang tersambung satu sama lain oleh jembatan goyang. Menara-menara ini dilengkapi dengan water-cannon dan yang lebih seru lagi adalah drum air raksasa yang siap menumpahkan 3000 liter air dan memandikan Anda dalam keceriaan.

Chimera Pool merupakan kolam khusus bagi balita untuk bermain air. Dengan kedalaman air 2o cm. Dilengkapi dengan rentetan air mancur kecil yang tiba-tiba memancar bergantian, kolam balita ini akan memancing tawa dan keceriaan buah hati Anda.

Syracuse Beach, kolam ombak seluas 1800 m2 dengan kedalaman 1,2 meter. Saat berada di kolam ini anda tidak akan menyangka kapan ombak besar atau ombak riak-riak saja yang datang menghampiri anda.

Sirens River. merupakan sungai buatan sepanjang 480 meter. Dengan arus tenang menemani anda bersama keluarga menyusuri sungai, sambil menjelajahi serunya cerita petualangan sinbad.

Yang terakhir wahana Racer Slide, berupa 3 seluncuran dengan warna seluncuran warna-warni. Seluncuran ini memiliki ketinggian 10 meter dan panjang 20 meter. Wahana ini mengajak anda bersama keluarga berlomba-lombalah meluncur dan merasakan sensasi meluncur dengan kecepatan 70km/jam..

Di antara wahana-wahana tadi, wahana yang paling digemari oleh pengunjung yang datang berwisata ke Ciputra waterpark surabaya adalah Syracuse Beach dan Roc Tower.

Demikian sedikit ulasan obyek wisata surabaya, Ciputra waterpark Surabaya.

 

Surabaya Carnival Night Market

Jl. Ahmad Yani No. 333, Surabaya

Obyek Wisata Surabaya yang satu ini berlokasi di belakang Korem Baskara Jaya. Lokasi wisata dengan luas hampir 8 hektare tersebut memang dirancang sebagai tempat liburan keluarga. Di lokasi wisata surabaya ini menghadirkan konsep unik, yakni menggabungkan wahana permainan dengan tempat belanja. Setelah pengunjung puas bermain kemudian beralih belanja masih di tempat yang sama.

Tema yang di usung pun tidak kalah menariknya, tempat wisata surabaya ini sangat kental dengan ciri khas Suroboyoan. Mulai dari pengunaan bahasa jawa, Disetiap tulisan yang ada mengunakan bahasa jawa seperti, permainan Gondola Cinta, mlebu (pintu masuk) atau metu (pintu keluar), hingga nuansa kota surabaya.

Lokasi Surabaya Carnival Night Market (SCNM) yang dibagi menjadi beberapa area, seperti kawasan kampung Arab, kawasan pecinan, kawasan Kolonial maupun area dolanan

Ada juga window of Surabaya yang menceritakan Surabaya pada masa depan. Lalu, galeri Surabaya yang mengisahkan sejarah Surabaya tempo dulu. Bahkan, ada panggung khusus hiburan yang menyajikan kesenian ludruk dan Srimulat.

Mengenai wahana permainan, saat ini sudah ada 54 wahana di SCNM. Salah satu wahana andalan berupa Japan coaster atau bledek coaster. Wahana ini diklaim sebagai wahana terbesar di Jawa Timur.

 

Galeri

Suroboyo Carnival Night Market

This gallery contains 12 photos.

Suroboyo Carnival Night Market (SCNM) obyek wisata surabaya teranyar, menghadirkan konsep unik, yakni menggabungkan wahana permainan dengan tempat belanja. Setelah puas bermain kemudian beralih belanja di tempat yang sama. Sebuah konsep yang menarik bukan. Mari kita intip isi wahanan surabaya … Baca lebih lanjut

Pura Agung Jagat Karana

Jl. Lumba-lumba No.1. Surabaya Utara

Patung Dewi Saraswati

Patung Dewi Saraswati

Pura Agung Jagat Karana merupakan tempat ibadah untuk umat Hindu yang berada di Surabaya dan sekitarnya. Selain untuk tempat beribadah dan perayaan hari besar umat Hindu, lokasi ini juga mempunyai daya tarik sebagai tempat wisata surabaya yang banyak dimanfaatkan pengunjung melihat beberapa prosesi peribadatan pada hari besar umat hindu, sabtu malam dan malam bulan purnama. Atau pengunjung melihat keindahan ornamen pura dan perlengkapan peribadatan hanya di sekitar gapura depan. Selain umat Hindu dan tidak sedang dalam keperluan untuk beribadah, pengunjung pura ini tidak diperkenankan oleh petugas untuk  memasuki  bagian dalam kawasan pura.

Di area depan gerbang pura terdapat sebuah Patung Dewi Saraswati. Sebuah patung yang artistik dan menggambarkan sosok wanita yang sangat cantik. Sang Dewi ini berdiri diatas kelopak bunga teratai dengan sepasang angsa yang menemaninya. Berhias mahkota yang berwana emas dan memiliki empat tangan yang memegang tasbih, peralatan musik semacam gitar dan gulungan kertas.
Pembangunan Pura ini mulai pada tahun 1968, dengan luas lahan7.703 m2.  Bangunan Pura terdiri dari Mandala Utama (Jeroan), Mandala Madya (Jaba Tengah) dan Mandala Nista (Jaba Luar) dengan sarana persembahyangan berupa tempat pemujaan utama dan sarana pendukung lainnya Pura ini difungsikan pada tanggal 29 November 1969, peresmiannya pertama kali dilakukan oleh Kepala Staf KODAMAR V Komodor Laut R. Sahiran tepatnya pada hari Saraswati.

Ditahun 1987 , Pura ini mengalami pemugaran  selanjutnya pada tanggal 20 September 1987 diresmikan oleh Gubernur KDH Tingkat I Jawa Timur Bpk. WAHONO, penggunaannya kembali pada tanggal 26 Sepetember 1987.

Dari berbagai sumber.

TAMAN SATWA KEBUN BINATANG SURABAYA

Jl. Stail No 1, Surabaya Selatan

Telp; (031) 567  8703

Pintu Masuk Taman Satwa Kebun Binatang Surabaya

Pintu Masuk Taman Satwa Kebun Binatang Surabaya

Taman Satwa Kebun binatang surabaya atau disingkat KBS, Tempat Wisata Surabaya ini adalah salah satu kebun binatang yang populer di Indonesia. Obyek wisata surabaya ini terletak di jalan stail no. 1 surabaya.

KBS memiliki berbagai jenis binatang tropis. Selain itu terdapat pula Aquarium, karatina toxidemi dan ruang nokturama (binatang malam). KBS merupakan salah satu kebun binatang terbesar seasia tenggara. Didalamya terdapat lebih dari 300 spesies satwa yang berbeda dan terdiri dari 4300-an binatang. termasuk di dalamnya binatang satwa langka di indonesia, maupun dunia. Satwa tersebutg terdiri dari mamalia, aves, reptil dan pisces.

KBS merupakan tempat wisata yang menarik karena faktor letaknya yang berada di tengah-tengah kota, diantara kesibukan kota metropolis ternyata masih dapat kita temukan tempat berbagai macam satwa yang sebagian besar biasanya hidup di alam bebas, hal ini dapat menjadi tolak ukur bagi manusia untuk tetap menjaga keseimbangan alam dalam melestarikan satwa.

Bagi anak-anak mengunjungi KBS merupakan bagian pendidikan yang secara tidak langsung berguna untuk mengenal berbagai macam satwa yang ada supaya tertanam sejak dini perasaan mencintai seluruh alam dan seisinya.

Selain itu, KBS merupakan taman satwa yang artinya tempat atau wadah dengan fungsi utama konservasi exsitus yang melakukan usaha perawatan dan penangkaran berbagai jenis satwa dalam rangka membentuk dan mengembangkan habitat baru sebagai sarana perlindungan dan pelestarian alam yang dimanfaatkan untuk mengembangan IPTEK serta untuk sarana rekreasi alam yang sehat.

Selama ini pada hari minggu atau hari-hari libur lainya, KBS selalu dipenuhi pengunjung yang datang dari berbagai daerah, kota, bahkan turis manca negara. Kalau di lihat sepintas perkembangan kebun binatang surabaya sangat baik dan pantas untuk dibanggakan sebagai obyek wisata di jawa timur dan di surabaya pada khususnya.

Sejarah Kebun Binatang Surabaya

Surat keputusan (SK) Gubernur jenderal Belanda no 40 tgl 31/08/1916 menjdadi dasar pendirian soerabaiasche Planten artinya  Kebun Botani dan Binatang Surabaya. Dibentuklah lah kepengurusan dengan sususnan Ketua Mr. JP Mooyman. Seketaris A.R. De Wild dan Bendahara P. Egas dan 6 orang anggotanya.

Pertama kali kebun itu dibangun pertama kali di kaliondo lalu dipindah ke jalan Grudo pada tanggal 28 September 1917, pertama kali kebun tersebut dibuka untuk umum dengan membayar tiket masuk pada bulan April 1918. Pada tahun 1920 Perusahaan Kereta Api Belanda Oost Java Stroomtran memberikan lapangan seluas 30.500 meter persegi untuk membuat kebun baru di kawasan Darmo.

Sayangnya pada 21 juli 1922 setelah menempati area baru, kebun hendak dibubarkan karena tingginya biaya operasional. Anggota dalam pengurusan kebun binatang enggan membubarkan kebun tersebut. Akhirnya pada 11 mei 1923 dibentuk perkumpulan Kebun Binatang baru dengan Mr Hoompas untuk tinggal di dalam kebun. Empat tahun kemudian kebun mendapat bantuan dari walikota surabaya DI Ikerman.

Pengurus kebun binatang berhasil membujuk Gemeente Surabaya agar menyediakan lahan tambahan untuk kebun, maka dibelilah lahan seluas 32.000 meter persegi lalu ditambah lagi hingga tahun 1940 total lahun kebun 85. 000 meter persegi. Kebun kemudian terus berkembang, disamping binatang-binatang asal indonesia juga banyak didatangkan dari luar negeri. Maka kebun tersebut tidak menjadi kebun biasa, tapi juga tempat perlindungan, pelestarian alam, pendidikan dan pelatihan.

Arca Joko Dolog

Arca Budha Mahasobya

Jl. Taman Apsari, Surabaya

Galeri Foto Patung Joko Dolog

 

Galeri Foto Patung Joko Dolog Lainnya

Ditengah kota Surabaya tepatnya di belakang Taman Apsari terdapat beberapa peninggalan kuno yang merupakan warisan budaya nenek moyang. Salah satu peninggalan tersebut adalah Arca Budha Mahasobya yang lebih dikenal dengan nama JOKO DOLOG.

Biarpun di sebut Patung Joko Dolog, di situs ini kita tidak hanya menemui patung joko dolog, melainkan juga patung-patung lainya yang berukuran lebih kecil. Lokasi ini merupakan salah satu tempat wisata surabaya yang banyak dikunjungi, baik yang bertujuan untuk wisata, maupun orang-orang yang mohon berkah.

Pada lapik patung joko dolog, terletak di belakang patung terdapat prasasti yang merupakan sajak, memakai huruf Jawa kuno, dan berbahasa Sansekreta. Dalam prasasti tersebut disebutkan tempat yang bernama Wurare, sehingga prasastinya disebut dengan nama prasastiWurare. Arca Budha Mahasobya, yang terkenal dengan nama Joko Dolog ini, Namun jika melihat lapiknya, disebut prasati Wurare, sangat menarik karena memuat beberapa data sejarah di masa lampau. Angka prasasti menunjukkan 1211 Saka yang juga menurut legenda patung ini dibuat dan ditulis oleh seorang abdi raja Kertajaya bernama Nada. Prasasti yang berbentuk sajak sebanyak 19 baik ini isi pokoknya dapat dirinci menjadi 5 hal, yaitu :

Prasasti Patung Joko Dolog1. Pada suatu saat ada seorang pendeta yang benama Arrya Bharad bertugas membagi Jawa menjadi 2 bagian, yang kemudian masing-masing diberi nama Jenggala dan Panjalu. Pembagian kekuasaan ini dilakukan karena ada perebutan kekuasaan diantara putra Mahkota.
2. Pada masa pemerintahan raja Jayacriwisnuwardhana dan permaisurinya, Crijayawarddhani, kedua daerah itu disatukan kembali.

3. Pentahbisan raja (yang memerintahkan membuat prasasti) sebagai Jina dengan gelar CriJnanjaciwabajra. Perwujudan sebagai Jina Mahasobya didirikan di Wurare pada 1211 Saka.

4. Raja dalam waktu singkat berhasil kembali menyatukan daerah yang telah pecah, sehingga kehidupan menjadi sejahtera.

5. Penyebutan si pembuat prasasti yang bernama Nada, sebagai abdi raja.

Patung tersebut dibuat untuk menghormati Kertanegara Putra Wisnu Wardhana sebagai raja Singosari pada masa itu. Beliau terkenal
karena kebijaksanaannya, pengetahuannya yang luas dalam bidang hukum dan ketaatannya pada agama Budha serta cita-citanya yang ingin mempersatukan bangsa Indonesia.

Legenda lain menyebutkan bahwa Kertanegara membangun patung untuk menghilangkan kutukan Mpu Bharadah yang dapat menggagalkan usahanya mempersatukan kerajaan – kerajaan yang terpisah – pisah pada saat itu. Menurut keterangan Bupati Surabaya (Regent), patung Joko Dolog berasal dari kandang gajah.

Pada tahun 1827 pemerintah Hindia Belanda yang waktu itu dibawah Residen De Salls memindahkan patung tersebut ke Surabaya dan ditempatkan di Taman Apsari.

Sumber : Trans Surabaya

Obyek Wisata Sekitar Patung Joko Dolog-

  1. Taman Apsari 
  2. Gedung Negara Grahadi