Dunia Lain di Museum Santet

Pintu Keluar

Pintu Keluar

Begitu kita masuk ke dalam ruang pertama museum santet pengunjung disambut Patung Ganesya dan nuansa dunia lain. Bagi mereka yang peka atau punya indera ke 6 akan merasakan nuansa mistis ikut menyambut pengunjung. Semakin kita masuk ke dalam museum suasana mistis kian kuat dan suasana mistis berkurang saat kita menuju pintu keluar.

Pengalaman ini terjadi pada 2 tahun yang lalu…

Saya berulang kali berkunjung ke museum santet di jalan indrapura no 17 surabaya, berulang kali pula saya merasakan nuansa yang aneh di ruang pertama (sejarah kesehatan) museum santet . Pada awalnya saya berpikir itu hanya perasaan saya saja. Perasaan seperti merasakan aura mistis ini timbul, karena melihat peralatan kedokteran era jaman dulu.

Untuk membuktikan bahwa saya benar-benar merasakan aura mistik di museum santet atau bukan, maka saya ajak teman yang paham seputar dunia supranatural berkunjung ke sana. Kebetulan secara bersamaan kami bertemu dengan rombongan mahasiswa-mahasiswi Unair. Diantara rombongan tersebut ada seorang mahasiswi yang memiliki indra ke 6.  Teman saya dan mahasiswi tadi membenarkan terdapat aura mistik di ruangan pertama museum santet ini,

Pada tanggal 27 oktober 2013 saya bersama istri mengunjungi ‘Sparkling Surabaya Tourism 2013 & Surabaya Hotel Award’ yang diselenggarakan oleh mahasiswa International Hotel & Tourism Bussiness (IHTB) Universitas Ciputra Surabaya di Tunjungan Plaza 3 lantai 6. Pameran Pariwisata dan Hotel ini dihadiri oleh 30 obyek wisata di surabaya, salah satunya museum santet atau museum kesehatan.

Pada kesempatan itu saya mampir ke stand museum santet dan menceritakan pengalaman mistis saya saat berkunjung di museum santet kepada penjaga stand. Penjaga stand museum santet membenarkan pengalaman saya, dan ketika saya tanyakan dimana sumber energi tersebut berada. Penjaga stand museum santet justru mempersilakan saya dan istri untuk sekali lagi berkunjung ke museum santet di hari minggu, serta menanyakan secara langsung ke petugas yang piket dihari minggu. Petugas tersebut paham seputar dunia supranatural dan tentunya bisa menjawab pertanyaan saya.

Museum Kesehatan

Boneka Jaelakung dan Nini Towok

Pada hari minggu siang kami bertiga, saya, istri dan adik saya berkunjung ke museum santet, kali ini kunjungan kami untuk ‘wisata dunia lain‘. Saya membayangkan petugas museum yang nanti memandu wisata mistik kita adalah orang berumur, ternyata apa yang saya bayangkan keliru ternyata pemandu kita adalah anak muda.

Oleh anak muda tersebut (kami tidak bisa menyebutkan namanya) kita diantarkan ke pintu kayu bercat kuning muda, dipintu masuknya terdapat tulisan dunia lain. Saya perna melihat isi ruangan yang bertuliskan ‘dunia lain‘ ini. Di dalam ruangan ini terdapat 2 peti mati berukuran besar dan kecil, didalamnya terdapat replika mayat.

Ketika kami masuk ke dalam ‘ruangan dunia lain‘, tiba-tiba angin berhembus kencang, bruaakk!!! membuka pintu kayu bercat kuning muda yang tadi sudah ditutup. Saya kaget bukan main mendapat sambutan ini, Apakan ini tempatnya? tempat sumber energi aura mistik itu? ternyata bukan!

Anak muda ini sekali lagi kembali membuka pintu ruangan lainya… ternyata ruangan toilet. Begitu saya masuk ke dalam terdapat beberapa bilik toilet, nuansa mistis kian kental dan mencekam di ruangan toilet ini. Berada dilorong toilet ini saya seperti masuk ke dalam air, hawa udaranya seperti padat. Di dalam batin saya seolah-olah ada yang seperti mengusir saya untuk cepat keluar dari sini. Dengan suasana seperti itu saya membatalkan untuk mendokumentasikan wisata mistis kami.

Disini rupanya tempatnya sumber energi aura mistik yang terasa sejak pertama kali masuk museum. Oleh sebab itulah ruangan ini disebut ‘dunia lain’ seperti tulisan yang di pintu kayu bercat kuning. Ruangan ini perna menjadi lokasi liputan acara televisi bertema mesteri alam lain.

Petugas museum menjelaskan satu persatu penghuni makhluk halus di setiap bilik toilet, kemudian mempersilakan kita melihat keadaan bilik toilet. Pada awalnya saya takut menengok ruangan toilet, takut berjumpa dengan penghuni yang tadi diceritakanya. Setelah dipersilakan melihat baru kami berani melihat keadaan ruang toilet. Bentuk toiletnya sama dengan toilet pada umumnya.

Petugas museum menjelaskan ‘Diantara bilik toilet dan kamar mandi tersebut, bilik yang berada di ujung yang paling kuat energinya, karena tempat pembuangan janin yang diaborsi. Sempat bingung juga mendengar penjelasan ada tempat aborsi disini, setahu saya museum ini dulunya rumah sakit kelamin…ah sudahlah. Kami kemudian bersama-sama menengok bilik toilet yang berada diujung. Tidak ada perbedaan dengan bilik toilet yang lain. Saat berada didepan bilik toilet yang dimaksud, petugas museum menawari kami untuk uji nyali. Kami akan ditinggal di bilik toilet yang paling angker ini atau di ruangan toilet ‘dunia lain’ selama 1 jam. Walah-walah kami jelas-jelas menolaknya, kami tidak cukup nyali berada di ruangan dunia lain sendirian walau saat ini masih siang hari. Kami berani masuk ke ruangan ini saja, karena ada petugas museum yang mengawal.

Mengunjungi museum santet kita seperti memasuki dunia lain, baik dalam artian kiasaan dan arti sebenarnya. Justru di ruangan dimana tidak terdapat koleksi yang berhubungan dengan dunia lain, terdapat dunia lain yang sebenarnya.

Baca juga Museum Kesehatan (Museum Santet)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s