Peraturan Berkunjung dan Menikmati Pameran Karya Seni Rupa

Ada beberapa hal yang membuat saya enggan pergi berkunjung ke galeri seni, atau pameran Karya seni. Beberapa hal tersebut diantara; Bagi saya galeri seni (masih) terkesan eksklusif dan rendahnya pemahaman saya untuk menikmati karya seni.

Beruntunglah, saya menemukan artikel yang membahas peraturan-peraturan berkunjung ke galeri seni atau pameran karya seni. Saya jadi memiliki pengetahuan bagaimana seharusnya berkunjung dan menikmati suatu karya seni. Saya rasa isi artikel tersebut juga dapat membantu anda yang memiliki masalah yang sama dengan saya. Mencegah kita menganggu kenyamanan pengunjung galeri seni dan yang terpenting mencegah perilaku yang tanpa kita sadari bisa merusak suatu karya seni.

Berikut ini aturan-aturan yang harus kita taati saat berkunjung ke pameran seni;

  • Dilarang Menyentuh Karya Seni 

Seringkali rasa keingintahuan mendorong kita menyentuh suatu karya seni, atau suatu karya seni yang “begitu hebat” mengoda untuk disentuh, bila anda mengalami hal tersebut-tahan keinginan tersebut. Perilaku tersebut tidak diperkenankan, karena dikuatirkan dapat merusak suatu karya seni.

Beberapa galeri seni bahkan memberikan garis pembatas, sehingga ada jarak antara pengujung dengan karya seni. Dengan demikian pengunjung kesulitan menyentuh suatu karya seni yang dipamerkan. Kecuali kalau anda tidak keberatan menganti biaya kerusakan, maka anda bebas menyentuhnya.

  • Dilarang Makan atau Minum Di Galeri Seni

Peraturan ini untuk menghindari suatu karya seni terkena percikan atau tumpahan dari makanan atau minuman yang kita bawa. Namun ada juga panitya penyelenggara pameran seni memperbolehkanya, bahkan menyediakan makanan dan minuman free flow. Pengunjung bisa makan dan minum seraya menikmati suatu karya seni.

  • Dilarang Membawa Hewan Peliharaan

Berkunjung ke pameran seni sambil mengajak hewan peliharaan bukanlah perilaku yang tepat. Sedapat mungkin hindari hal tersebut, karena banyak kerugianya daripada manfaatnya. Yang pasti hewan peliharaan berpontensi menganggu kenyamanan pengunjung pameran seni. Pengunjung pameran seni berhak mendapatkan kenyamanan untuk menikmati suatu karya seni.

  • Dilarang Memotret 

Larangan ini juga bertujuan untuk memberikan kenyamanan bagi pengunjung, mencegah duplikasi dan menjaga karya seni dari kerusakan.

Selfie di depan karya seni bisa dikatakan sesuatu yang keren, tapi tahukah anda sibuk selfie berdampak pada gangguan kenyamanan pengunjung pameran lain, dan karya seni yang rusak tersenggol oleh pengunjung pameran yang datang ke pameran hanya berniat selfie.

Beberapa seniman sendiri tidak mengijinkan karya seninya diambil gambarnya, hal ini untuk mencegah duplikasi. Dampak lainya cahaya blits dari kamera dapat merusak karya seni lukis.

Sumber;

Kanal Tiga Puluh ; Aturan Mendasar Saat Mengunjungi pameran Seni Rupa

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s