Pasar Slompretan

Pasar Bong

Gerbang Pasar Bong

Gerbang Pasar Bong

Jalan Slompretan Gang Bong, Surabaya

Pasar tradisional ini memiliki beberapa sebutan, pasar slompretan atau pasar bong.  Disebut pasar slompretan, karena pasar ini terletak di jalan slompretan, sisi kanan dari jalan kembang jepun. Begitu masuk ke jalan jepun anda akan menemui belokan-pertama- ke arah kanan.

Sedangkan disebut dengan Pasar Bong, karena kawasan pasar dulunya merupakan makam pejabat cina. Tepatnya makam Han Bwee Kong alias Han Bwee Sing, beliau orang pertama dari keluarga Han yang menjabat Kapitan Cina di surabaya.

Berbeda dengan pasar-pasar lainya yang memiliki bangunan, di pasar slompretan atau pasar bong ini tidak demikian. Pasar bong ini berupa gang buntu dengan panjang beberapa meter, kanan-kirinya berjejer toko-toko, suasananya sesak oleh barang dagangan.

Produk yang di jual di pasar ini berupa tekstil, namun yang dominan perlengkapan ibadah bagi umat muslim dan pusat oleh-oleh haji. Pengunjung Pasar slompretan lebih ramai menjelang bulan Ramadhan dan Musim Haji. Pada hari tersebut barang yang di jual disesuaikan dengan momennya, di Musim Haji banyak produk di jual terkait dengan musim haji, diantaranya kurma, kismis, kacang arab, pacar (pengecat kuku), surban, teko air Zam-zam dan keperluan oleh-oleh sepulang dari haji.

Barang-barang di pasar slompretan tersebut dapat dibeli secara grosir atau eceran. Biarpun lokasi pasar bong ini tergolong tidak luas, pasar tradisional ini merupakan pusat perkulakan baik dari pembeli dalam kota, atau luar kota. Tip bagi anda yang berbelanja, kalau membeli barang kita harus pandai menawar dan mencari toko yang murah. Barang yang sama di toko yang berbeda, harganya juga berbeda.

Pasar Slompretan Tempo DuluSeperti di jelaskan di depan, pasar slompretan menempati makam pejabat cina, maka area makam diberi nama Cheneesche Breestraat yang sekarang bernama jalan Slompretan. Dan sebelum di menjadi pasar “oleh-oleh haji” pasar slompretan dulunya di kenal sebagai pasar burung dan ayam. Produk lainya adalah obat-obat tradisional. Beberapa toko di jalan slompretan masih ada yang menjual obat tradisional. Namun seiring perkembangan Zaman produk yang dijual pun berubah, menjadi seperti sekarang.
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s