Gak Nyangka Benteng Kedung Cowek memang Keren Habis

Siapa sangka Kota Surabaya merupakan satu-satunya kota didunia yang dikelilingi 11 benteng dan bungker pertahanan pantai. Salah satu benteng yang relatif utuh berada di kedung Cowek.

Benteng Kedung Cowek atau ada ada juga yang menyebut gudang peluru karena dulu tempat ini digunakan untuk menyimpan peluru, merupakan tempat yang memiliki potensi besar menjadi destinasi sejarah mengagumkan.

Benteng yang dibangun oleh belanda ini menyimpan sejarah yang luar biasa dan lokasinya pun menyuguhkan pemandangan indah. Perpaduan antara bangunan bersejarah dan panorama yang indah. Kedua hal tersebut mendorong saya berulang kali mengunjungi tempat ini.

“Tidak ada kota di dunia yang dikelilingi 11 benteng dan bungker pertahanan, tapi  benteng yang relatif utuh itu berada di Kedung Cowek, tapi masih ditutupi oleh semak belukar,” kata Ady Setiawan sebagaimana dilansir dari AntaraJatim.com (21/11/2015).

Ady Setiawan merupakan sosok pemerhati sejarah kota surabaya, salah satu karyanya berupa buku tentang benteng-benteng surabaya.

Bentuk benteng kedung cowek bukan berupa satu bangunan benteng utuh, melainkan terdiri dari beberapa bangunan benteng. Terdapat jarak antara bangun benteng yang satu dengan yang lain.

Panjang benteng Kedung Cowek ini sekitar 700 meter, hampir satu kilo. Dengan lebar 10 meter.

Saat itu saya tidak bisa masuk ke dalam setiap bangunan benteng, lantaran beberapa diantaranya tertutup lebatnya semak belukar. Sehingga hanya bisa melihat dari kejauhan saja.

Padahal saya sudah melengkapi diri dengan stocking lengan, kaos tangan dan sepatu. Perlengkapan tersebut untuk menghindari duri semak belukar dan hewan menyengat, saat menjelajahi bangunan benteng.

Di dalam bangunan benteng tersebut memiliki ruangan-ruangan kosong, lubang ventilasi dan pengintaian. Salah satu bangunan benteng terdapat landasan meriam berbentuk setengah lingkaran, atau bangunan landasan meriam berbentuk lingkaran terpisah dari bangunan benteng.

Posisi semua bangunan benteng-benteng tersebut menghadap ke arah selat madura. Posisi ini sesuai dengan tujuan benteng dibangun.

Seperti yang dilansir dari JawaPos.com (10/11/2015), Ady menjelaskan, benteng Kedung Cowek itu merupakan benteng yang sengaja dibangun Belanda untuk melindungi pelabuhan Surabaya. Belanda membangun perlindungan kota sejak era H.W. Daedles.

Masih menurut Andy, benteng-benteng pertahanan yang dibangun Belanda di Surabaya punya kemiripan dengan sebelas benteng di Singapura dan Normandia.

Penjelasan Andy ini sekali lagi membuktikan bahwa benteng Kedung Cowek yang saya kunjungi berkelas dunia. Meskipun kondisi bangunanya tidak utuh lagi.

Kondisi bangunan yang demikian ini akibat bombardir meriam kapal perang Inggris. Dahsyatnya pertempuran antara pejuang Indonesia dengan armada kapal perang Inggris.

Benteng Kedung Cowek termasuk milik Belanda, beralih ke tangan Jepang kemudian jatuh ke tangan pejuang Indonesia yang menamakan dirinya Batalton Sriqijaya.

Dari Benteng Kedung Cowek inilah pejuang Indonesia berhasil menembak jatuh pesawat yang ditumpangi oleh Brigjen Guy Loder Symonds. Pesawat tersebut tengah memonitor jalannya pertempuran 10 Nopember 1945 dari udara.

Meriam yang awalnya ditembakkan ke berbagai sisi Kota Surabaya, beralih difokuskan ke arah benteng Kedung Cowek. “Sampai saat ini bekas-bekas peluru itu masih tersisa,” terang Andy sebagaimana dilansir dari JawaPos.com (10/11/2015).

Gempuran meriam-meriam dari kapal perang Inggris menyebabkan 200 pejuang Batalyon Sriwijaya gugur di dalam benteng Kedung Cowek.

Benteng pertahanan ini akhirnya berhasil dikuasai pihak Inggris. Berdasarkan catatan Inggris dalam Public Record Office Ref No. 172/6965 X/51512, disebutkan di Benteng Kedung Cowek saat itu ditemukan 400 ton amunisi meriam yang belum sempat digunakan.

Panorama Indah Benteng Kedung Cowek

Selain menikmati bangunan benteng beserta sejarahnya, sobat juga dapat menikmati suasana hutan, panorama selat madura dan pantai nambangan.

Saat saya memasuki kawasan benteng suasananya mirip dengan suasana hutan. Pohon-pohon besar dan semak belukar yang lebat menyelimuti bangunan benteng dan pepohonan.

Suasana mirip hutan seperti ini sesuatu hal yang langka di Surabaya. Bahkan hutan kota milik Pemkot Surabaya yang berlokasi di wilayah Pakal Benowo suasananya tidak demikian. Hutan kota Pakal Benowo terkesan gersang.

Sobat dapat melihatnya dibawah ini. Foto hutan kota Pakal Benowo ini saya ambil setahun yang lalu.

Beda dengan suasana di kawasan benteng Kedung Cowek.

Seperti diceritakan sebelumnya benteng pertahanan ini berada di pinggir pantai nambangan.

Pantainya bukan berupa pasir pantai, tapi berbatuan sungai.

Bebatuan ini memiliki fungsi mencegah ambrasi oleh gelombang laut.

Dari pantai ini pula kita bisa melihat jembatan Suramadu dari kejauhan.

Panorama pantai Nambangan atau selat madura bisa kami nikmati dari atas salah satu bangunan banteng yang berukuran besar.

Patut diperhatikan oleh sobat untuk berhati-hati saat berada diatas bangunan benteng. Jangan sampai terperosok lubang ventilasi yang tertutup semak belukar.

Lokasi Benteng Kedung Cowek

Benteng Kedung Cowek berada diantara Jembatan Suramadu dengan Taman Surabaya di jalan Bulak Cupat.

Tepatnya berada disisi kanan (arah timur) pintu masuk Jembatan Suramadu. Menuju ke kawasan tersebut kita melewati jalan dibawah Jembatan Suramadu.

Apabila sobat melewati Jembatan Suramadu, sobat akan melihat rerimbunan pohon yang berada di sebelah kanan jembatan Suramadu sisi Surabaya disitulah Benteng Kedung Cowek berada.

Sayang kawasan Benteng Kedung Cowek dalam pengawasan TNI AD. Untuk masuk ke dalam kita harus mendapat ijin terlebih dahulu.

Atau kita melewati jalur ilegal dengan menyusuri pantai berbatu yang berada di bawah Jembatan Suramadu. Cara lainya melalui jalan Nambangan atau pesarean Mbah Sumba.

Iklan

Membawa Perlengkapan ini Anda akan Nyaman Berkunjung ke Festival Rujak Uleg

Festival Rujak Uleg

Tinggal beberapa hari lagi Pemkot Surabaya akan mengelar festival Rujak Uleg (14/5/2017). Momen ini tidak boleh anda lewatkan begitu saja, karena festival ini sudah populer hingga manca negara. Patut diperhatikan sebelum berkunjung ke festival ini alangkah baiknya persiapkan diri anda.

Dalam rangkah rangkaian acara Hari Jadi Kota Surabaya ke 724, Pemerintah Kota Surabaya mengelar Festival Rujak Uleg. Lomba meracik makanan khas kota surabaya, dimana pesertanya mengunakan kostum yang unik.

Sejumlah 2.000 peserta akan mengikuti festival ini dan 25 ribu pengunjung akan datang melihat festival ini , kata Lilik Widyantoro, seperti yang dilansir dari Radar Surabaya (01/6/2017).

Pada hari itu jalan kembang jepun akan ramai dipenuhi dengan peserta dan pengunjung festival. Sepanjang jalan akan ada 400 kelompok peserta beradu kelihaian nguleg rujak cingur, disertai aksi atraktif. Berada di tengah jalan kembang jepung atau kya-kya pengunjung hilir mudik menonton kehebohan para peserta.

Menghadiri festival seheboh itu, kita tidak bisa datang begitu saja tanpa persiapan sebelumnya. Karena anda akan merasa kurang nyaman berada disana. Kita membutuhkan sedikit persiapan sederhana, agar kita merasa nyaman saat berada disana.

Beberapa hal berikut ini patut anda perhatikan sebelum berkunjung ke festival rujak uleg dan berikut perlengkapan sederhananya. Perlengkapan ini, sekali lagi saya katakan, akan membuat anda merasa nyaman.

Baca Selengkapnya di HKJS 724

 

 

Siapa Sangka TNI Angkatan Darat Memiliki Armada Kapal Laut 

Bagi anda yang selama ini berpikiran, bahwa TNI Angkatan Darat (AD) tidak memilki armada kapal laut, sebaiknya anda pergi ke Pelabuhan Rakyat Kalimas. Melihat secara langsung Armada kapal laut TNI Angkatan Darat milik Kodam V Brawijaya. Kapal-kapal laut tersebut bersandar di dermaga Pelabuhan Rakyat Kalimas.

Armada kapal laut TNI AD memiliki 4 (empat) buah kapal laut. Kapal laut tersebut terdiri dari ; Kapal patroli cepat berjumlah 3 (tiga) buah kapal dan kapal Landing Craft Utilitas (LCU) berjumlah 1 buah kapal.

Salah satu kapal patroli cepat, yang berukuran lebih besar diantara kapal patroli lain dan berwarna hijau gelap merupakan kapal bantuan dari Markas Besar (Mabes) TNI AD untuk Satuan Pembekalan Angkutan TNI AD Kodam V Brawijaya (Bekangdam).

Armada kapal laut tersebut dibawah tanggung jawab Bekangdam V Brawijaya. Pada lambung kapal terdapat nama kesatuan Bekangdam V Brawijaya. Hanya satu kapal jenis LCU yang tidak memiliki nama kesatuan di lambungnya.

Mungkin timbul pertanyaan dibenak anda untuk apa Kodam V Brawijaya memiliki armada kapal laut ? 

Baca selengkapnya disini :

http://tz.ucweb.com/4_2epa0

Jalan Terkokoh Seluruh Surabaya Ternyata Berada Di PT PAL 

Tahukah anda Kota Surabaya memiliki Jalan Terkokoh. Kekuatan jalan ini dapat menahan beban puluhan ton. Jalan ini bukan dengan sengaja didesain demikian, melainkan direkayasa secara sederhana untuk memenuhi kebutuhan pemilik jalan. Dengan demikan dapat dilewati kendaraan super berat.
Penampilan fisik bangunan “jalan terkokoh” seluruh surabaya ini seperti jalan pada umumnya. Yang membedakan jalan biasa dengan jalan terkokoh terletak pada permukaan jalan. Pada jalan terkokoh, permukaan jalannya diletakkan lembaran plat besi. Dengan sedikit merekayasa jalan seperti itu, menjadikan kekuatan jalan bertambah. Buktinya kondisi jalan ini tidak menjadi rusak setelah dilewati transporter yang membawa beban puluhan ton.

Bandingkan dengan kondisi jalan kalianak yang sering dilalui kendaraan-kendaraan bermuatan berat. Saat tulisan ini dibuat kondisinya rusak parah. Berlubang sana-sini, bergelombang dan ambles.

Jalan terkokoh seluruh Surabaya tersebut berada di dalam kawasan PT. Penataran Angkatan Laut (PT. PAL). Tepatnya sebuah jalan yang berlokasi di depan Gedung General Engine (GE). 

Baca Selengkapnya di ;

http://tz.ucweb.com/4_24Qvx

Akhirnya Surabaya Memiliki Museum dr. Soetomo


Bangunan Gedung Nasional Indonesia tidak hanya Pendapa dan makam dr. Soetomo, termasuk dua pavilliun, rumah tambahan yang berada dikiri dan dikanan pendapa. Satu bangunan pavillium digunakan Kantor penyebar Semanggat, majalah berbahasa jawa. Dan satunya lagi dulu digunakan PMI kota surabaya, sebagai balai pengobatan. Baru-baru gedung ini beralih fungsi sebagai museum dr. Soetomo.
Minggu 4/12/2016 rombongan tur ‘Sampoerna Heritage’, dengan tema pahlawan dari surabaya, mengunjungi makam dr. Soetomo di jalan bubutan no 85-87 surabaya. Sebelumnya rombongan ini mengunjungi rumah kelahiran Pak Sukarno, Presiden pertama Indonesia, rumah Pak Cokroaminoto dan yang terakhir mengunjungi makam dr. Soetomo, salah satu pendiri perkumpulan Boedi Oetomo.

Tur Sampoerna Heritage, tur wisata tematik mengunjungi bangunan cagar budaya. Tur ini diselenggarakan oleh Perusahaan Rokok Sampoerna.

Saat rombongan tur hendak ke makam dr. Soetomo, pendapa gedung nasional Indonesia berlangsung acara pernikahan. Mau ga mau rombongan tur meng urungkan niat mengunjungi makam, oleh pemandu wisata dibelok ke pavilliun Gedung Nasional Indonesia, Pemandu wisata Sampoerna Heritage, memperkenalkan pavilliun ini berfungsi sebagai museum dr. Soetomo.

Di luar Tidak ada papan nama, atau tulisan yang menunjukkan bangunan ini sebuah museum.

Rombongan tur Sampoerna Heritage di sambut bu murtiningrum di ruang tamu, juru kunci makam dr. Soetomo. Beliau menceritakan kisah dr. Soetomo lewat koleksi foto dr. Soetomo yang terpajang dji dinding ruang tamu.

Pemandu Sampoerna Heritage tur menjelaskan, museum dr. Soetomo ini belum diresmikan secara resmi. Sebulan yang lalu kesini, gedung pavilluun masih keadaan kosong. Setelah difungsikan sebagai museum, baru terpajang foto-foto dr. Soetomo. 

Foto-foto yang tadi diceritakan bu murtiningrum.

Koleksi museum ini baru berupa foto-foto dr. Soetomo dan mesin ketik tua dan telpon jadul.

Saat ditanyakan kepada bu murtiningrum, apakah benar gedung ini dijadikan museum dr. Soetomo. ” iya” jawab bu murtingrum pendek, lalu mengajak rombongan tur sampoerna masuk ke dalam gedung dan naik ke lantai dua. Di dalam tidak ada apa-apa, koleksi museum praktis hanya ada di depan, ruang tamu. 

Koleksi museum akan ditambah, diambilkan dari koleksi museum dr. Soetomo di nganjuk, pemandu sampoerna menjelaskan lebih lanjut.

Pintu Bungker

Yang menarik dari bangunan museum ini yaitu, bungker. Menghubungkan bangunan museum dengan gedung kantor majalah penyebar semanggat.

Pintu bungker terbuat dari plat besi setebal kira-kira 5 cm. Bu murtiningrum tidak mengijinkan anggota tur masuk ke dalam. Terlebih di musim hujan seperti ini, ruang bungker teredam air.

Di lantai atas, digunakan sebagai sekolah menengah pertama. Terdapat dua ruang kelas dan kantor.

Wujud bangunan museum dr. Soetomo tidak utuh lagi, seperti pertama kali dibangun. Bagian belakang gedung runtuh kena mortir sewaktu pertempuran 10 nopember 1945. Bagian yang kena bom tidak perna diperbaiki lagi hingga sekarang. Bekas-bekasnya masih bisa dilihat. 

Tur sampoerna heritage yang berlangsung satu jam, tiga puluh detik berakhir di museum dr. Soetomo. Meminjam kalimat pemandu wisata, museum yang belum diresmikan secara resmi. Biarpun begitu kehadiran museum dr. Soetomo membantu memberikan informasi tentang Pahlawan dr. Soetomo, pendiri perkumpulan Boedi Oetomo.

Mengunjugi Sumur Kuno dan Menikmati suasana pedesaan

 

wp-image-560725115jpeg.jpegMinggu lalu kita berkunjungi ke kampung sumur welut untuk menengok sumur kuno, tapi kita tidak menyangka di sana suasananya masih suasana pedesaan. Endingnya aku terkesan bukan hanya pada sumur kuno yang memiliki cerita mistis, tapi juga terkesan dengan suasana asri dan teduh di tempat tersebut.

Kota surabaya kota terbesar ke dua setelah kota jakarta. Di kota metropolis seperti ini (saat tulisan ini dibuat) masih bisa kita dapati suasana pedesaan.

Nuansa tersebut kita jumpai saat masuk kawasan situs sumur welut. Anda bisa menikmati suasana asri dan teduh. 

Jalan di kampung ini berbeda dengan jalan-jalan di tengah kota yang “lempeng” lurus, serta datar, sedangkan jalan utama kampung sumur welut naik-turun (biarpun naik dan turunnya tidak terlalu dratis), serta berkelok-kelok. Mengingatkan aku pada karakter jalan di pengunungan.

Sekedar meng-ingatkan lebih baik kita berhati-hati berkendaraan disini, karena banyak tikungan.

Jika di tengah kota surabaya banyak peninggalan bangunan bersejarah, maka di pinggiran surabaya tidak sedikit jumlah peninggalan situs kuno. Salah satunya sumur welut ini.

Berdasarkan cerita turun temurun, sumur ini dibangun oleh pedagang hasil pertanian dari gresik pada zaman kerajaan mojopahit. Mereka membangun sumur untuk mendapatkan air minum buat kuda mereka yang kelelahan, saat melakukan perjalanan menuju kota sepanjang. 

Seiring perjalanan waktu air sumur ini digunakan warga sekitar untuk memenuhi kebutuhan air minum. Hal ini dikarenakan air sumur welut tidak perna kering walau di musim kemarau dan kepercayaan warga, air sumur welut “berkhasiat” daripada air sumur milik warga sekitar.

wp-image-40925839jpeg.jpeg

Saat ini, tentu saja warga sekitar sudah tidak lagi mengunakan air sumur kuno untuk keperluan air minum.

Sebagai tempat pemasok air bersih, tentu air sumur welut jernih… Fakta saat ini kondisi air sumur tidak jernih. Di dasar sumur terlihat sampah dedaunan.

Kesan pandangan pertama terhadap sumur ini, aku tidak melihat sebagai sebuah sumur kuno. Bagiku yang disebut sumur kuno yaitu dindingnya dipenuhi lumut dan tanaman sejenis paku- pakuan. Ciri- ciri tersebut tidak ada pada sumur welut ini. Dinding sumur terlihat baru dengan warna cerah.

Biasanya sumur memiliki dasar yang dalam, lain halnya dengan sumur welut terlihat dangkal, dasar sumur terlihat. Kalau kedalaman sumur kuno dari dulu dangkal seperti ini, aku cenderung menyebutnya, maaf sumber mata air daripada sumur.

Kalau dilihat dari atas, letak area sumur welut berada di bawah dari jalan raya, Bentuk sumur menyerupai kolam. Pagar tembok atau dinding sumurlah yang menimbulkan persepsi demikian. 

Terkait nama…pada mulanya sumur tidak  memiliki nama. Baru ketika beberapa warga melihat di dalam sumur terdapat welut (belut) besar, maka sejak saat itu disebut sumur welut.

Perkara hewan welut penghuni sumur pun menarik, ada yang mengatakan hewan tersebut asli hewan, ada yang menyakini hewan tersebut hewan jadi-jadian.

Melihat kondisi dasar sumur yang banyak dedaunan bukankah tempat tinggal ideal bagi belut.
Di dalam area sumur kuno selain sumur, terdapat 3 hal lain yang dinyakini warga sebagai tempat kramat, yaitu pendopo, 3 kolam ikan dan beberapa pohon kramat.
Beberapa hal yang aku sebutkan tadi, baru ada belakangan sesudah kehadiran sumur kuno. Namun kehadiranya menambah kian kental nuansa mistis area sumur welut.

Berikut ini nuansa mistis atau cerita mistis dari 3 hal tersebut.Cerita mistis ini tidak saling berkaitan satu sama lain

Dengan status sumur welut sebagai tempat kramat, kental dengan nuansa dan cerita mistis. Bagi penganut ajaran kejawen lokasi ini tempat yang sesuai untuk melakukan ritual tertentu. Oleh sebab itu dibangun sebuah pendopo, mereka bisa melakukan ritual  Salah satunya berupa semedi.

Berada di langit-langit pendopo tergantung tulisan tentang pegangan hidup. Tulisan tersebut berbahasa jawa halus, aku sendiri tidak paham artinya.

Yang saya pahami Sumur welut mengajarkan, tentang filsafat air, air sebagai sumber kehidupan.

Cerita mistis lainnya berasal dari kolam ikan. Warga sekitar sengaja membuat 3 kolam ikan untuk berternak ikan mas, namun tidak mengira -konon-ikan bisa mengucapkan terimakasih sesudah diberi makan.


Beberapa pohon di area sumur dikramatkan, diantaranya pohon beringin berukuran besar. Pohon keramat tersebut diselimuti kain. Beda dengan kebiasaan orang di pulau bali menyelimuti pohon keramat dengan kain bermotif kotak-kotak, di sini diselimuti dengan kain berwarna putih.

Meskipun suasana sumur welut terasa mistis, namun tempat ini tidaklah angker bagi saya  Bagi saya cerita dan suasana mistik baik bagi kelestarian area sumur kuno. Warga yang percaya dengan kekramatnya menjadi menghargai dan menjaga peninggalan leluhur kita.

Nikmatnya Wisata Kuliner Di Bulan Ramadhan

image

Wisata Kuliner di Bulan Ramadhan

Pada bulan Ramadhan ini saat yang tepat untuk wisata kuliner. Saat menjelang berbuka, kita bisa gunakan berburu kuliner khas ramadhan. Makanan yang sulit kita jumpai di luar bulan ramadhan, atau kita berburu kuliner menu makanan racikan pedagang khas ramadhan.

Pada umumnya kita wisata kuliner di pedagang kaki lima,
depot atau restoran yang sudah punya nama. Khusus dibulan ini kita berburu kuliner di pedagang kaki lima dadakan, kita sebut pedagang khas ramadhan. Mereka berjualan hanya pada momen bulan ramadhan.

Mengenai rasa menu kuliner pedagang dadakan, tidak kalah dengan makanan yang dijual di depot atau restoran. Menikmati masakan pedagang dadakan, Kita akan menemukan, apa yang disebut rasa restoran harga kaki lima.

Menjelang sore pedagang dadakan ini mulai mengelar dagangan, berupa aneka menu berbuka puasa. Mereka berdagang di pinggir jalan, pasar tumpah atau kawasan wisata kuliner yang sudah disediakan pemerintah kota surabaya. Misalnya dilahan pasar tumpah di jalan karangmenjangan, kawasan masjid agung, atau dikawasan wisata religi ampel.

Saat berburu kuliner di kawasan pasar tumpah karangmenjangan, kita menikmati sate kelapa yang lezatnya tidak kalah dengan sate endomohen.

Harga makanan dan minuman di kawasan pasar tumpah karang menjangan lebih ramah daripada dikawasan masjid agung surabaya.

Menjelang berbuka puasa merupakan momen kita berburu kuliner sepuasnya sambil menyiapkan menu makanan.

Perjalanan Bisnis Menyenangkan

image

Sejumlah bisnis mengharuskan pelakunya untuk melakukan perjalanan ke luar kota ataupun luar negeri. Supaya agenda kerja berjalan lancar, berikut beberapa tip dari koran harian jawa pos.

– Maskapai Penerbangan Kredibel. Pesawat delay, padahal ada meeting penting? Sebaiknya hindari dengan memilih maskapai yang sudah tepercaya dan kredibel. Jangan sampai jadwal terganggu, karena anda datang terlambat.

-Bawa Seperlunya. Anda sedang melakukan perjalanan bisnis, bukan liburan. Bawa pakaian seperlunya untuk memberikan space bagi laptop, charger, arsip, atau keperluan kerja lain. Pilih tas ransel atau travel bag yang mudah dibawa, sehingga tidak merepotkan.

-Manfaatkan Teknologi. Internet corner dan wifi merupakan “berkah” bagi yang super sibuk di mana pun. Misalnya, ketika harus mengirimkan file penting saat di luar kota. Jangan sia-siakan fasilitas teknologi.

– Pertimbangkan Gadget. Komunikasi dan koordinasi menjadi kunci dalam perjalanan bisnis. Jangan ragu membawa laptop atau tablet yang mempermudah pekerjaan. Selain itu, pastikan baterai handphone selalu terisi penuh. Bawa portable charger untuk menjaga handphone supaya tetap aktif. Manfaatkan juga stop kontak untuk mengisi baterei handphone di tempat umum.

– Atur Baju dengan Baik. Perhatikan pengaturan pakaian. Jangan sampai membuat setelan kerja tampak kusut, karena salah melipat. Atur pakaian dengan cara menggulungnya untuk meminimalkan lipatan.

-Simpan Kontak Penting. Pastikan sudah memiliki kontak orang-orang penting yang akan membantu perjalanan bisnis. Misalnya, atasan, rekan di kota lain, atau mungkin sanak saudara yang bisa membantu jika ada kendala.

-Aplikasi Berguna. Pasang berbagai aplikasi di smartphone yang dirasa akan memudahkan pekerjaan.

(Sumber; Jawa Pos, sabtu 30 april 2016)

Berlibur Ke Surabaya? Kenali Dulu jenis Destinasi Wisatanya

Dambaan bagi orang yang lagi berlibur, apalagi kalau bukan menikmati liburan yang menyenangkan. Hal tersebut dapat terjadi kalau kita bisa menyesuaikan antara minat dan jenis destinasi wisata yang kita tujuh.

Jangan sampai anda mengalami kejadian, jauh-jauh datang berlibur ke surabaya, ujungnya penyesalan. Anda menyesal berlibur ke surabaya, anda tidak dapat menikmati liburan anda.

Sebelum berlibur ke surabaya, anda sebaiknya mengenali destinasi wisata yang ada di surabaya. Selanjutnya sesuaikan destinasi yang akan dituju dengan minat dan hobi anda. Dengan demikian anda akan mengunjungi tempat yang membuat anda gembira.

Kita tidak paham apa minat dan hobi anda? Itu wilayah anda, disini kita membantu mengenali destinasi wisata yang ada di surabaya.

Kita mengkelompokan destinasi wisata surabaya ke dalam 7 jenis. Setidaknya ada 7 jenis tujuan wisata yang bisa disesuaikan dengan minat dan hobi anda.

1. Bangunan Cagar Budaya Surabaya (Heritage). Kita mengunjungi bangunan tua nan bersejarah. Disini kita menikmati indahnya arsitektur sebuah bangunan dan sejarah bangunan Dimasa lalu. Anda bisa mengunjungi kota “lama” surabaya, atau mengunjungi bangunan cagar budaya berdasarkan tema.

2. Wisata Religi-Kota surabaya memiliki cukup banyak lokasi wisata religi. Cikal bakal walisongo berasal dari kota surabaya. Lokasi wisata religi surabaya yang terkenal kawasan Ampel atau kawasan Bungkul, selain itu masih ada lagi yaitu jejak penyebaran agama kristen baik oleh pastur dari warga tionghoa, maupun dari warga belanda.

3. Taman Kota-Destinasi wisata alam di surabaya pilihanya terbatas. Taman kota (termasuk di dalamnya kebun binatang surabaya) diantara destinasi wisata alam yang dimiliki oleh surabaya. Beragam taman indah tersebar dipenjuru kota. Masing-masing taman memiliki kelebihan dan konsep tersendiri.

4. Taman Hiburan-Taman disini memiliki pengertian sekumpulan, sedangkan “hiburan” merujuk pada wahana permainan. Destinasi wisata katagori ini menyediakan beragam wahana permainan. Anda dapat mengunjungi Carnival Night Market atau Taman Remaja Surabaya

5. Wisata Air-Destinasi wisata yang satu ini terkait dengan air, seperti ; pantai kenjeran, atau wahana air seperti ciputra water park, menyusuri hutan bakau dengan perahu, menyusuri sungai kalimas atau selat madura.

6. Museum-Banyak peristiwa sejarah terjadi surabaya, kita bisa menengoknya lewat koleksi sebuah museum. Beragam museum dengan beragam koleksi yang unik tersaji untuk anda. Lebih jelasnya anda kunjungi halaman museum di blog ini.

7. MonumenMonumen bukan sekedar bangunan untuk mengenang sebuah tokoh, mengenang peristiwa sejarah, atau mempercantik sebuah kawasan disekitar monumen, melainkan juga sebagai destinasi wisata. Anda dapat mengunjungi monumen yang populer di surabaya, yaitu monumen kapal selam, Monumen jenis ini hanya ada 2 di dunia, salah satunya di surabaya. Dan wisata monumen terkenal lainya yaitu monumen jalesveva jayamahe.

Godaan Food Junction Grand Pakuwon

Food Junction Grand Pakuwon

Food Junction Grand Pakuwon

Awalnya tujuan kita berkunjung ke food junction di grand pakuwon untuk cari spot menarik untuk selfie. Bukan menikmati destinasi kuliner. Namun pada akhirnya kita nikmati juga sajian kuliner food junction. Fasilitas-fasilitas di food junction “umpan” untuk kita datang selanjutnya mencicip kulinernya.

Aktif di dunia media sosial mendorong kita mencari spot menarik untuk selfie.

Kita mendapat informasi ada destinasi kuliner baru, namanya food junction. Lokasinya di grand pakuwon, tandes-margmulyo tidak jauh dari tempat tinggal kita di manukan tama-tandes. Destinasi kuliner ini di lengkapi taman bermain dan lagoon pond (danau buatan). Di lagoon pond pemandangannya indah sesuai untuk selfie.

Karena tujuanya untuk berfoto ria, setibanya di food junction kita langsung menuju lagoon pond (danau buatan). Spot incaran kita.

Danau buatan ini memiliki luas 4.400 m2, dilengkapi dermaga, sepeda air (bebek-bebek an) dan air mancur. Mengunakan sepeda air bertenaga aki ini tidak gratis, kita dikenai tarif Rp 20.000 selama 5 menit. Waktu 5 menit cukup muterin danau.

Saat kita mengarahkan pandangan ke arah timur, dari sini danau ini berlatar belakang taman bermain. Nampak jelas wahana permainan seperti kincir air dan pohon lampu di taman festival of light. Kedua wahana tersebut bermandikan cahaya. Suatu pemandangan indah, mengoda kita untuk mendatanginya.

image

Belum sepenuhnya menikmati danau, kita pindah lokasi ke area taman bermain (play ground). Wahana permainannya beragam. Kereta kelinci, bumper boat, safari train, minitrail, merry go round, becak vw combi, trampolin dan wahana lainnya. Sebagaian besar wahana disini diperuntukan bagi anak-anak.

Yang menarik perhatian kita disini, festival of light. Wahana berfoto ria dengan latar belakang pohon lampu.

image

Food junction

Mengambil foto wahana permainan, berkeliling menjelajahi sudut-sudut taman bermain membua tenggorokan ini kering dan kaki pegal. Ini pertanda saatnya mengunjungi area kuliner.

Woi banyak juga pilihan kulinernya di Food Junction Grand Pakuwon. Informasinya terdapat 100 tenant. Berbagai brand ternama hadir disini. Bebek goreng harissa, cwie mie ronggo malang, nasional friend chicken dan menu-menu ternama lainnya.
Soal harga, harga makanan disini masih terjangkau 0leh kantong. Untuk sepotong empek-empek harganya sekitar 10.000 hingga 12.500. Minimal anda membeli 2 potong.

Bagi yang lagi haus, penjual yang khusus hanya menyediakan minuman jumlahnya hanya beberapa tak sebanyak penjualan makanan. Anda bisa minum es sinom, es teh fan es cincau. Harga minuman sekitar Rp. 5000 hingga 7000.

image

Ruang food junction terdiri dari 2 ruang, ruang ber- ac dan terbuka. Kita memutuskan menikmati makanan di pinggir danau, seraya menikmati pemandangan danau. Ke depannya kita nyakin tidak bisa lagi melakukan hal itu. Destinasi ini masih baru peraturan melarang makan di pinggir danau belum dibuat.

Food junction grand pakuwon merupakan destinasi kuliner, namun dengan adanya fasitas taman bermain dan danau buatan. Pengunjung yang datang bukan hanya pecinta kuliner. Mungkin demikianlah tujuan pengelola food juncton.

Fasilitas taman bermain dan danau buatan semacam pancingan buat pengunjung, dengan harapan apapun motivasi pengunjung datang ke Food Junction Grand Pakuwon, ujung-ujung menikmati kuliner di Food Junction.